Describt

Describt

Translate

Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biologi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Oktober 2014

Apa itu Narkotika?



NARKOTIKA
*jenis- jenis Narkotika
a). Ganja
b). shabu- shabu
c). koka

*Gambar jenis- jenis Narkotika
a).  Ganja
b).  shabu- shabu
c).  koka

*Cara pemakaian Narkotika
a). ganja
1. Dihisap seperti rokok
  • A.) Biasanya ganja sebagaimana secara fisiknya berbentuk daun daunan mirip tembakau rokok, Ganja biasanya di gulung ( di linting ) dalam kertas pappir atau di campur dalam rokok biasa yang tembakaunya sudah di buang sedikit
  • B.) Di “ suntik”, bukan benar benar di suntik melainkan  istilah dari cara penggunaan ganja secara berpasangan. Ganja yang sudah  di linting dan  dinyalakan seperti rokok, di taruh dalam keadaan terbalik di mulut si A (bagian baraapi berada di dalam mulut si A,  sementara sisi lubang pada lintingan menghadap ke luar) . si A tersebut akan meniupkan semburan asapnya ke “partner” / Si B  tepat  langsung di lubang hidungnya, sementara temannya menarik nafas dalam dalam.
Kertas Papir Lokal yang paling umum di Indonesia
2. Menggunakan Bong / Pipe (pipa)
  • BONG
    Botol yang di desain khusus dengan cara kerja seperti menghisap pipa hanya saja asap ganja yang di hisap akan melalui air , lalu berkumpul di dalam ruang udara di dalam botol kemudian setelah asap cukup banyak terkumpul  asap di hirup dalam dalam melalui mulut. Asap ganja yang di hirup akan di tahan beberapa saat di dalam paru paru sebelum di hembuskan keluar. Cara ini di kenal sebagai cara paling cepat & paling keras untuk mendapatkan reaksi dari ganja tersebut. biasanya di lakukan oleh mereka yang BUKAN pemula.
  • PIPE / PIPA
    Pipa ganja hampir mirip seperti pipa untuk rokok, hanya diameter di ujung pipa (tempat meletakkan ganja tsb biasanya lebih kecil dari ukuran diameter ujung pipa tembakau. Penggunaanya sama persis dengan pipa untuk tembakau.
3. DI MASAK
Cara lain dari penggunaan Ganja adalah di masak, di beberapa tempat di Indonesia, ganja pada takaran rendah di gunakan sebagai bumbu dapur. Namun yang biasa di lakukan oleh pare pengguna ganja adalah dalam takaran besar, di mana daun ganja di rebus dan kemudian  air rebusannya di jadikan bahan pembuat kue atau makanan, misalnya kue Brownies atau Mie Instan.
b). Shabu- Shabu
Cara menikmati shabu-shabu
Kalau shabu-shabu yang di atas dipakai dengan cara dihirup, yang satu ini dengan cara dimasukkan mulut lalu dikunyah… Hmm..nyam-nyam..!! Makanan ini dinikmati dengan cara mencelupkan irisan daging yang sangat tipis dan sayuran pada sebuah mangkok/panci (pot) yang berisi air mendidih atau kaldu yang dibuat dari kombu, dan membolak-balik daging itu beberapa kali (menggunakan sumpit) sampai matang. Bunyi ketika irisan daging tipis dicelup bolak-balik itu terdengar seperti “ shabu-shabu”… hehe… (kalo bahasa kita mungkin kaya di “usap-usap”..), sehingga makanan ini diberi nama shabu-shabu. Daging yang sudah matang tersebut kemudian dicelup dulu ke dalam saus pencelup sebelum masuk mulut bersama nasi yang sudah disiapkan dalam mangkok-mangkok kecil. Setelah semua daging dan sayuran dimakan, maka sisa air mendidih itu menjadi seperti kaldu, dan biasanya dimakan belakangan.
Nama shabu-shabu itu sudah dipatenkan lho… oleh Suehiro, penemunya, pada tahun 1955. Waktu itu Suehiro untuk pertamakalinya memperkenalkan makanan shabu-shabu ini di restorannya di Osaka. Sebenernya makanan ini teinspirasi dari makanan China hot pot yang bernama “shuan yang rao”, sehingga memang lebih mirip makanan China tersebut, ketimbang makanan Jepang sejenis seperti sukiyaki.


*Kesimpulan
Bentuk narkoba bermacam - macam, berganung dari asal pembuatanya Ada narkoba yang berasal dari tanaman . contoh candu dari tanaman candu,ganja, dari tanaman ganja ,serta nikotin yang berasal dari tembakau.
Ada narkoba dari bahan yang diolah secara kimiawi  dari tanaman, dan disebut bahan semi - sinetis. contoh Heroin. Ada pula narkoba yang berasl dari  bahan kimia murni hasil olahan pabrik,dan disebut bahan sinetis, Contoh: amfetamin,ekstasi,beberapa obat penenang/ obat tidur.
  jadi wujud narkoba beraneka ragam. ada berupa tanaman dan damar (getah).
  ad berupa bubuk,tablet,pil, kapsul,cairan,atau lem. Cara pakainya pun bermacam - macam .ada yang ditelan, diminum,dihisap,dihirup, dan disuntikan.
Contoh - contoh:
- ditelan: obat penenang / tidur,dan tablet ekstasi.
- diminum:alkohol;
-dihisap:nikotin
dihirup melaui hidung:zat yang dihirup(ngelem),kokain,shabu, dan heroin.
- disuntikan ke dalam pembuluh darah balik ( vena): heroin, shabu,dan ekstasi

Contoh Makalah - Sansevieria



Karya Ilmiah / Dokumentasi
Mengenai : tanaman Lidah Mertua (Sansevieria)

Markus Matulessy
Kelas : IX- 10
BAHASA INDONESIA
BAB I : PENDAHULUAN
Kata Pengantar
     Ass .. syalom salam sejahtra bagi kita yang mebaca dokumentasi ini. Perkenalkan saya max matulessy yang membawakan dokumentasi atau karya ilmiah saya mengenai tanaman bunga Sansevieria atau biasa kita sapa :: Lidah Mertuah. Sebelum anda membaca Karya ilmiah saya ini, saya memohon agar anda dapat membaca sejenak kata pengantar saya.
            Didalam dokumentasi atau karya imiah saya ini, terdapat banyak sekali pengetahuan yang mungkin belum anda ketahui menjadi tau. Mengenai tumbuhan ini, masyarakat perlu tau betapa pentingnya tumbuhan sansevieria yang telah saya dokumentasikan ini, karna fungsi dari pada tumbuhan ini sangat cocok didaerah perkotaan seperti kita yang begitu banyak sekali karbondioksida, asab pabrik dan sebagainya tetapi dapat dikurangiatau dapat diatasi dengan menggunakan beberapa helai Sanseviera sajah, anda dapat mempelajarinya disini.
dan bukan hanya itu sajah tetapi juga terdapat jenis atau spesies beserta hama dan juga cara pengendaliannya, tanpa berlama-lama lagi mari kita mulai .. ;D thkz.
Daftar isi
BAB I: Pendahuluan
-          Kata pengantar
-          Daftar isi
BAB II: Isi
-          Mengenai sansevieria
-          Cirri-ciri sansevieria
-          Jenis dan spesies sansevieria
-          Kemampuan atau manfaat sanseviera
-          Hama dan cara pengendalian
BAB III: Penutup
-          Kesimpulan dan salam
BAB II : ISI
Mangenai Sansevieria

(contoh gambar: sangsivieria milik saya)
          Beberapa hari yang lalu, tante saya menanam tumbuhan daun lidah mertua, atau dalam bahasa ilmiahnya SANSEVIERIA. dalam bahasa inggris tanaman ini disebut juga snake plant, mother in-law’s tongue, devils tongue, jinn”s tongue, dan bow string hemp.
          Beliau bilang, tumbuhan ini bisa menyerap racun/ polutan yang ada diudara, biasanya banyak ditanam dilingkungan rumah sakit. Hmm .. apa iya?? Setelah saya caritau diinternet, eh ternyata betul! Dan juga bisa ditanam sansevieriadi dalam kamar.


Cirri-ciri Sansevieria
            Cirri-ciri sansevieria atau lidah mertua secara umum memiliki rimpang, berdau tebal, serta ujung daunnya runcing atau berduri. Mampu menyimpan air dalam jumlah yang banyak pada seluruh bagian tubuh. Mampu hidup didaerah yang kering dan tandus sekalipun.
          Sansevieria memiliki dan yang berwarna beragam, mulai hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak / kuning emas dan warna kombinasi putih kuning atau hijau kuning

            (hijau dan kuning emas)                                            (hijau perak)                                         (pendek 8 cm)

motif alur atau garis-garis yang bervariasi, ada yang mengikuti arah serat daun, tidak beraturan, dan ada juga yang sig-sag.


Jenis dan spesies Sansevieria
Dari refrensi yang saya dapat, sansevieria (lidah mertua) dapat dikelompokan menjadi dua jenis,
jenis daun pendek (sekitar 8 cm)
jenis daun panjang (50 – 70 cm)

          Macam-macam jenis sansevieria bisa mencapai 70 spesies, bahkan jika termasuk  jenis hibrida macamnya bisa mencapai dua kali lipat lebih.
          beberapa spesies antara lain:
     
   
-          Sangsivieria. angustiflora,
-          S. clyndrica,
-          S. dawei,
-          S. ehren bergi,
-          S. golden honey
-          dan lain-lain.
Manfaat Sansevieria
            Sansevieria atau lidah mertua merupakan salah satu tanaman istimewah karena mempunyai kemampuan sebagai penyerap racun (polutan) diudara. Jenis racun yang mampu diserap oleh sansevieria antara laim:
-          Karbonmonoksida
-          Nikotin
-          Benzene
-          Formaldehyde
-          Trichloroethylene,
-          Hingga dioksin dan beberapa narkoba bergas lainnya
Jdi cocok untuk diletakan dikamar seorang perokok! ;)
          Berdasarkan pengertian Badan Antariksa America Serikat (NASA; National aeronautics and space administration), sansevieria atau lidah mertua mempunyai kemampuan menyerap hingga 107 jenis unsure berbahaya (racun atau polutan)! Riset lainya!
Yang juga mengatakan; bahwa dengan lima helai dau sansevieria dewasa mampu menyerap dan mebersihkan ruangan seluas 100 m3 dari berbagai jenis polutan.
          Manfaat lain lidah mertua, selain sebagai tumbuhan penyerap racun, sanseviera atau lidah mertua ternyata mempunyai berbagai khasiat antara lain:
-          Menutup luka
-          Obat antiseptic
-          Obat wasir
-          Cacar
-          Cacingan
-          Penyakit mata dan telinga
-          Dan juga sebagai bahan minuman penyegar tubuh.
Beberapa jenis sangsivieria juga berhasiat sebagai
-          Anti malaria
-          Anticendawan
-          Antikolestrol
-          Sampai antikangker


Jenis hama dan pengendalian Sansevieria
            Terdapat 4 spesies pengendalian yang pernah saya baca dibuku Rangkuman Pengetahuan Alam Lengkap (RPAL). Tindakan tersebut antara lain pengendalian mekanis, pengendalian sanitasi, pengendalian kultur teknis, dan pengendalian kimiawi. Langsung sajah:
A.   Pengendalian Mekanis
pengendalian ini dilakukan apabila serangan hama masih dalam jumlah terbatas. Misalnya, siput dapat diambil dengan tangan dan dibunuh atau dibuang jauh (hehe :D). demikian juga dengan kutu yang terdapat pada bagian daun dapat didorong dengan menggunakan kuku tangan, dan ditindih atau dipicii ;) hingga mati. Semut-semut yang tidak terlalu banyak pun dapat diambil secara manual dengan tangan.
B.    Pengendalian Sanitasi
menjaga kebersihan lingkungan juga merupakan salah satu cara untuk menangkal serangan hama dan penyakit. Gulma yang tumbuh ditanaman merupakan tempat persembunyian yang disukai hama dan pathogen penyebab penyakit. Dengan mebersihkan kebun secara rutin, hama tidak mempunyai kesempatan untuk bersembunyi. Selain itu, kebun yang bersih akan sedap untuk dipandang dan merupakan lingkungan kerja yang baik dan tertata bila dilihat orang!
C.    Pengendalian Cultur Teknis
pemeliharaan tanaman yang baik dapat meningkatkan kesehatan tanaman. Penyiraman, pemuukan, pengendalian hama dan penyakit, serta penggantian media tumbuh dapat meningkatan pertumbuhan tanaman. Secara tidak langsung, cultur teknis yang baik dapat memantau keberadaan hama dan penyakit secara dini.
D.   Dan terakhir Pengendalian Kimiawi
apabila serangan hama dan penyakit telah berada diambang batas atau mencapai 10%, dan inilah pilihannya. Akan tetapi, pemakaian bahan kimia berlebihan akan membawa dampak negative bagi lingkungan.. maka dengan itu penggunaanya harus terkontrol. Oke viks?;)


BAB III : PENUTUP
Kesimpulan
            Melihat manfaat dan kemampuan SANSEVIERIA sebagai tanaman penyerap racun, kayaknya tubuhan ini boleh atau bisa dibilang wajib untuk ditanam terutama buat yang tinggal didaerah perkotaan dengan tingkat pencemaran udara yang tinggi, apalagi tanaman ini bisa ditanam diPot dalam ruangan sekalipun ;D
Salam !!
            Itulah hasil dokumentasi atau karya ilmiah mengenai tanaman Bunga Lidah Mertua / Sansevieria yang telah saya teliti, atas perhatian bapak ibu saudara-saudari saya ucapkan terimah kasih, was … syalom.
Bila ada kritik/ saran silahkan disampaikan
Ambon, 2 April 2014. Lokasi kejadian
Tertanda :: Max. Matulessy

Thankz;D

Sabtu, 18 Oktober 2014

Tabel rata-rata pertumbuhan kecambah yang pernah dilakukan berbaagai peneliti


Tabel rata-rata pertumbuhan kecambah yang pernah dilakukan berbaagai peneliti
No
Umur
Panjang Batang
Panjang Daun
Jumlah Daun
Ket
1
1 Hari
0 cm
0 cm
-

2
2 Hari
0 cm
0 cm
-

3
3 Hari
3,1 cm
1,3 cm
2 helai (kecil)

4
4 Hari
6,7 cm
2,3 cm
4 helai

5
5 Hari
9,9 cm
3, cm
6 helai

6
6 Hari
13,1 cm
3, cm
6 helai

7
7 Hari
15,7 cm
3 dan 1,3 cm
6 helai + 1,5